LenteraKepri.com, Batam — Antrean panjang kendaraan kembali terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Batam. Truk, bus, hingga kendaraan pribadi tampak mengular sampai ke badan jalan. Antrean terlihat pada pengisian BBM Non Subsidi Bio Solar.
Masyarakat menilai kondisi tersebut terjadi akibat ketersediaan BBM yang mulai menipis, sementara suplai ke SPBU disebut tidak secepat biasanya. Keluhan ini semakin ramai di media sosial dan grup-grup komunitas pengendara.
Menanggapi situasi tersebut, Section Head Commrel Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, M Romi Bahtiar, memastikan bahwa pasokan BBM untuk wilayah Batam sebenarnya masih aman.
“Penyaluran biosolar dan Dexlite tetap berjalan normal. Stok di Terminal BBM Batam juga tercatat aman,” ujar Romi dalam keterangannya, Jumat (12/12/2025).
Menurut Romi, kemacetan dan antrean panjang ini disebabkan oleh lonjakan konsumsi biosolar dalam beberapa hari terakhir. Permintaan yang naik signifikan membuat sejumlah SPBU membutuhkan suplai tambahan.
“Untuk menjaga kelancaran pelayanan, suplai ke SPBU kami percepat dan kami prioritaskan ke titik-titik yang membutuhkan tambahan pasokan,” tegasnya.
Pertamina juga mengoptimalkan armada distribusi untuk mempercepat pengiriman BBM ke seluruh wilayah Batam agar pasokan tetap merata. Seluruh SPBU dipastikan tetap beroperasi normal, sementara Dexlite disiapkan sebagai alternatif bagi pengguna BBM diesel.
Pertamina kembali mengimbau masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.
“Pasokan tetap aman. Kami terus mengoptimalkan penyaluran energi, dan masyarakat dapat memperoleh informasi lebih lanjut melalui kontak center 135,” tutup Romi.







