LenteraKepri.com, Batam – Direktorat Intelkam (Ditintelkam) Polda Kepri menggelar kegiatan silaturahmi bersama Ketua Persatuan Kapal Rakyat Punggur Kota Batam, Jhon Hendrik, beserta anggotanya di Kedai Kopi Punggur, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Senin (31/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban tersebut bertujuan untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah perairan setempat.
Selain menjaga kondusifitas wilayah, pertemuan informal sembari menikmati kopi tersebut menjadi wadah diskusi mendalam mengenai pemenuhan kebutuhan serta mekanisme penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi bagi para penambang boat/kapal rakyat.
Ketua Persatuan Kapal Rakyat Punggur Kota Batam, Jhon Hendrik, menyampaikan apresiasinya atas ruang dialog yang dibuka oleh pihak kepolisian. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan sejumlah tantangan yang dihadapi para penambang di lapangan, khususnya terkait ketersediaan BBM bersubsidi.
“Kami sangat berterima kasih kepada Ditintelkam Polda Kepri yang mau turun langsung merangkul dan mendengarkan aspirasi kami. Harapan kami, penyaluran BBM bersubsidi untuk kapal rakyat ini bisa terus berlanjut, tepat sasaran, dan transparan demi mendukung aktivitas operasional pencaharian kami sehari-hari,” ujar Jhon Hendrik.
Ia menambahkan bahwa transparansi dan kepastian regulasi sangat dibutuhkan agar masyarakat penambang dapat bekerja dengan tenang tanpa terkendala ketersediaan bahan bakar.
Sementara itu, perwakilan Ditintelkam Polda Kepri menegaskan komitmennya untuk mengawal dan membantu mengomunikasikan aspirasi masyarakat penambang kepada pihak-pihak terkait melalui pendekatan yang dialogis dan persuasif.
“Silaturahmi ini adalah bentuk kepedulian kami untuk membangun sinergi bersama masyarakat. Semua aspirasi dan kendala terkait penyaluran BBM bersubsidi ini akan kita bahas dan cari solusinya bersama melalui jalur yang sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, dengan tetap mengedepankan ketertiban dan kepentingan bersama,” jelas perwakilan Ditintelkam Polda Kepri.
Melalui komunikasi dan koordinasi yang terus terjalin erat, diharapkan berbagai potensi hambatan di lapangan dapat diselesaikan dengan baik demi menjaga keamanan perairan sekaligus kesejahteraan masyarakat penambang kapal rakyat di Kota Batam.








