LenteraKepri.com, Batam – Suasana di Ruang VVIP Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, Selasa (5/5/2026), mendadak terasa berbeda. Tak ada nuansa formal yang kaku. Yang terlihat justru obrolan santai penuh gelak tawa dan diskusi hangat antara jajaran Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dengan Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra.
Pertemuan silaturahmi tersebut menjadi ajang bertukar gagasan mengenai arah pembangunan Batam ke depan. Dalam suasana penuh keakraban itu, PWI baik dari tingkat pusat maupun Kepri menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung kemajuan daerah.
Di sela diskusi santai, Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra secara terbuka membagikan gaya kepemimpinannya yang dikenal disiplin dan totalitas dalam bekerja.
“Saya kalau bekerja tidak mau setengah-setengah, harus total,” ungkap Li Claudia.
Ia bahkan mengaku sebagai sosok workaholic yang tidak suka menunda pekerjaan. Menurutnya, pembangunan Batam ke depan harus dibangun dengan sistem yang lebih presisi dan berbasis data yang akurat.
Bagi Li Claudia, sinkronisasi data kependudukan dengan pemerintah pusat menjadi fondasi penting dalam menentukan kebijakan anggaran dan program pembangunan agar tepat sasaran.
Sementara itu, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya diukur lewat angka pertumbuhan semata.
Menurutnya, pembangunan harus benar-benar memberi dampak terhadap ekonomi masyarakat, terutama dalam menciptakan lapangan pekerjaan.
“Target kami jelas, bagaimana proyek strategis yang berjalan mampu menekan angka pengangguran dan memberi dampak langsung terhadap ekonomi warga,” ujar Amsakar.
Ketua Departemen Budaya PWI Pusat Ramon Damora yang hadir bersama pengurus PWI Kepri menyambut positif keterbukaan dan visi besar duet pemimpin Batam tersebut.
Menurut Ramon, PWI memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mengawal pembangunan melalui jurnalisme yang sehat, objektif dan konstruktif.
“PWI hadir bukan hanya sebagai pencatat peristiwa, tapi sebagai organisasi yang memberikan masukan konstruktif. Kami berkomitmen mendukung kemajuan Batam melalui pemberitaan yang mencerdaskan dan mendukung iklim investasi yang kondusif,” tegas Ramon.
Diskusi yang turut dihadiri Ketua Bidang Kemitraan PWI Pusat Ariawan, Wakil Sekretaris PWI Kepri Muhammad Ikhsan, Ketua DK PWI Kepri Parna Simarmata, Sekretaris DK Anwar Saleh, serta Bidang Humas PWI Diki Rakasiwi itu juga membahas berbagai isu strategis mulai dari persoalan sosial hingga ekonomi makro.
Meski berlangsung singkat di tengah jadwal padat di bandara, pertemuan tersebut mengirim pesan kuat bahwa pemerintah dan insan pers di Batam memiliki frekuensi yang sama dalam mendorong kemajuan kota.
Sinergi antara PWI dan Pemko Batam diharapkan menjadi motor penggerak narasi positif demi pertumbuhan Batam yang semakin maju, kompetitif dan ramah investasi.







