LenteraKepri.com, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menunjukkan langkah konkret dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Pemprov Kepri resmi mengusulkan pembangunan 109 lokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Program ambisius ini merupakan bagian dari rencana nasional pembangunan 1.000 kampung nelayan modern di seluruh Indonesia yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan, program ini menjadi peluang besar untuk mendorong ekonomi lokal dan membuka lapangan kerja baru di wilayah pesisir Kepri.
“Kepri dengan karakteristik masyarakat pesisir, diharapkan mendapat lebih banyak alokasi pembangunan KNMP. Program ini akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menciptakan ekonomi baru di kawasan pesisir,” ujar Ansar dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/10/2025).
Rincian 109 Lokasi Kampung Nelayan di Kepri
Pembangunan KNMP di Kepulauan Riau akan tersebar di seluruh kabupaten dan kota:
- Kota Tanjungpinang: 7 lokasi
- Kota Batam: 8 lokasi
- Kabupaten Bintan: 17 lokasi
- Kabupaten Karimun: 13 lokasi
- Kabupaten Lingga: 28 lokasi
- Kabupaten Natuna: 20 lokasi
- Kabupaten Kepulauan Anambas: 17 lokasi
Ansar meminta seluruh pemerintah daerah segera menyiapkan kelengkapan administrasi yang diminta KKP agar lokasi-lokasi tersebut bisa segera diverifikasi dan ditetapkan dalam program tahun 2026.
Program Strategis Bernilai Besar: Rp20 Miliar per Lokasi
Setiap lokasi Kampung Nelayan Merah Putih akan menerima alokasi dana sekitar Rp20 miliar dari KKP. Dana ini akan digunakan untuk membangun infrastruktur pendukung seperti:
- Dermaga dan tempat pelelangan ikan (TPI)
- Cold storage dan fasilitas pengolahan hasil laut
- Rumah nelayan yang layak dan tertata
- Fasilitas pendidikan dan kesehatan dasar
- Area konservasi dan pengembangan wisata bahari
“Program ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi transformasi menyeluruh untuk menjadikan kampung nelayan lebih modern, tertata, dan produktif,” jelas Ansar.
Ekosistem Ekonomi Mandiri Lewat Koperasi Desa Merah Putih
Salah satu keunggulan KNMP adalah sistem ekonomi yang terintegrasi dengan Koperasi Desa Merah Putih, yang akan menjadi tulang punggung aktivitas ekonomi masyarakat.
Koperasi ini akan mengelola hasil tangkapan, distribusi, hingga kegiatan ekonomi kreatif masyarakat pesisir secara berkelanjutan.
Dengan dukungan pemerintah pusat, Ansar optimistis Kepri bisa menjadi model pembangunan ekonomi pesisir nasional yang modern dan berdaya saing tinggi. (r/den)






