LenteraKepri.com, Batam – Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Batam resmi menambah satu armada untuk mengantisipasi ledakan penumpang yang diprediksi meningkat tajam pada puncak musim liburan.
Kapal tambahan tersebut adalah KM Nggapulu, yang akan beroperasi mendampingi kapal reguler KM Kelud, yang selama ini menjadi armada utama di Batam.
Kepala Cabang Pelni Batam, Edwin Kurniawan, mengatakan penambahan kapal dilakukan untuk memastikan pelayanan tetap optimal selama masa mudik akhir tahun.
“Untuk angkutan nanti ada dua kapal. Kalau reguler hanya KM Kelud, jadi ditambah KM Nggapulu,” ujar Edwin, Senin (24/11/2025) di Batam.
Jadwal Keberangkatan Mulai 3–27 Desember 2025
Pelni Batam membuka rute ke beberapa kota tujuan, antara lain:
Belawan
Tanjung Priok
Tanjung Balai Karimun
Jadwal keberangkatan untuk Desember 2025 dimulai pada 3, 7, 10, 14, 16, 18, 20, 21, 22, 25, dan 27 Desember.
Periode 18, 20–22, 25, dan 27 Desember diprediksi menjadi tanggal dengan jumlah penumpang tertinggi.
Kapasitas Penumpang Ditambah Ribuan Kursi
Untuk memenuhi kebutuhan, kapasitas kapal juga mendapatkan dispensasi tambahan kursi:
KM Kelud
Kapasitas normal 2.607 penumpang
Kapasitas dispensasi 3.457 penumpang
KM Nggapulu
Kapasitas normal 2.138 penumpang
Kapasitas dispensasi 2.800 penumpang
Edwin menyebut dispensasi kapasitas diberikan karena tingginya permintaan pada peak season.
Ada Diskon Tiket 20% Kelas Ekonomi!
Tidak hanya menambah armada, pemerintah turut memberikan stimulus dengan menghadirkan diskon tarif 20 persen khusus penumpang kelas ekonomi.
Promo berlaku pada perjalanan mulai 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.
“Diskon ini khusus kelas ekonomi. Bisa dua ribuan lebih tiket yang tersedia per kapal,” kata Edwin.
Untuk mencegah praktik calo, Pelni menegaskan seluruh tiket hanya tersedia melalui penjualan resmi, baik online maupun loket.
Pelni Imbau Penumpang Persiapkan Perjalanan Lebih Awal
Edwin berharap perjalanan liburan akhir tahun berjalan lancar dan aman, apalagi fasilitas pelabuhan di Batam kini dinilai lebih nyaman dan lengkap.
“Fasilitas pelabuhan sudah lebih lengkap dan besar. Penumpang dapat menunggu kapal dengan lebih nyaman,” tutupnya.








