LenteraKepri.com, Batam – Kabar mutasi pejabat utama Polri di wilayah Polda Kepulauan Riau (Kepri) mencuat di penghujung tahun 2025. Sedikitnya tiga Kapolres/ta dikabarkan mengalami pergantian jabatan sebagai bagian dari kebijakan rotasi dan penyegaran organisasi Polri yang tertuang dalam telegram resmi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Salah satu mutasi yang menjadi sorotan publik adalah pergantian Kapolresta Barelang. Jabatan tersebut bakal bergeser dari Kombes Pol Zaenal Arifin. Dia dikabarkan mendapat amanah baru sebagai Agen Intelijen Kepolisian Madya Tingkat II di Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri.
Posisi Kapolresta Barelang selanjutnya akan diisi oleh Kombes Pol Anggoro Wicaksono, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Kepri.
Perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1997 ini dikenal memiliki rekam jejak kuat dalam pengungkapan kasus narkotika berskala besar di wilayah Kepulauan Riau.
Selama menjabat Dirresnarkoba Polda Kepri, Kombes Anggoro tercatat memimpin penggerebekan clandestine mini lab narkotika di kawasan Harbour Bay, Kota Batam.
Ia juga berhasil mengungkap kasus penyitaan 4.839 butir pil ekstasi serta menangkap seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terlibat dalam peredaran liquid vape mengandung narkoba.
Tak hanya fokus pada penegakan hukum, Kombes Pol Anggoro Wicaksono juga aktif membangun sinergi lintas instansi, mulai dari BNNP Kepri, Kejaksaan Negeri Batam, hingga Bea dan Cukai Batam, dalam upaya pemberantasan narkoba dan penguatan keamanan wilayah perbatasan.
Selain di Batam, mutasi juga terjadi di wilayah Tanjungpinang. Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Hamam Wahyudi dikabarkan akan berpindah tugas ke Mabes Polri dan mengemban jabatan di Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Korps Sabhara Baharkam Polri.
Sementara itu, di Bintan, mutasi menyentuh Kapolres AKBP Yunita Stevani. Perwira perempuan pertama yang memimpin Polres Bintan ini dikenal tegas dan berwibawa selama kurang lebih satu tahun masa jabatannya. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi mengenai jabatan barunya.
Mutasi pejabat ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja kepolisian sekaligus memperkuat peran Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Provinsi Kepulauan Riau, khususnya menjelang pergantian tahun.








