Pada pintu masuk proyek pembangunan tersebut, terpampang jelas plang izin mendirikan bangunan yang dikeluarkan Pemerintah Kota Batam dalam hal ini Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang.

Lokasi milik PT Smart Edutama International tersebut diberi nama Komplek Pertokoan Welcome To Batam Blok A No.1 s/d 12B Jalan Sanggam Bertuah, Batam Kota, Kelurahan Teluk Tering, Kecamatan Batam Kota.
Selain itu, pada plang juga dituliskan fungsi bangunan sebagai usaha yang akan dibangun lima lantai sebanyak 14 unit dengan luas 4.991,25 m2.
“Selama ini kami turut serta mendukung dan membantu program pemerintah untuk membangkitkan sektor pariwisata di Kota Batam. Namun kenyataannya di lapangan malah mengecewakan, kenapa diperbolehkan bangunan tinggi dibangun di sana sehingga menutup icon Batam sendiri? ujar Anto, salah satu pemilik usaha sewa mobil di Kota Batam, Rabu (4/12/2024).
Baca: Dj Melisa Sukses Hipnotis Pengunjung F1 Club Batam, Meski Hujan Namun Tetap Meriah
Ia menerangkan, setiap wisatawan yang datang dari negara tetangga selalu meminta untuk dibawa berswafoto di lokasi tersebut. Sebab, sebelum datang ke Batam, mereka sudah lebih dulu melihat di internet dan media sosial dimana saja lokasi-lokasi bagus untuk mengabadikan momen.
Namun saat dibawa ke WTB, wajah kecewa langsung terlihat jelas dari mereka, karena sebagian besar tulisan WTB sudah tertutup oleh bangunan yang tengah dibangun.
“Apa pasal macam ni (Apa hal semacam ini)? tak boleh ambik gambar ke (tidak bolehkah mengambil foto)? Kenapa Wellcome to Batam jadi Welcome to Building (kenapa Welcome to Batam jadi Welcome to bangunan)?” ujar Anto menirukan ucapan yang keluar dari para wisatawan yang membuat pihaknya malu muka.
Ia mengaku, bahasa tersebut seakan membuat dirinya serta para pemilik usaha sewa mobil dan jasa tour and travel di Batam seperti kebakaran jenggot. Di saat mereka ingin membanggakan keindahan Kota Batam, namun tidak bisa berkata apa-apa karena kenyataan di lapangan sangat berbeda.
“Menurut kami, siapapun yang memiliki lahan tersebut sah-sah saja mendirikan bangunan. Namun, tentunya tetap harus memperhatikan tata letaknya. Apalagi kawasanya diberi nama Komplek pertokoan Welcome to Batam, tapi tulisan WTB-nya ditutup, kan jadinya lucu. Instansi terkait yang memberi izin juga apakah tidak mempertimbangkan hal ini?” sesalnya.








