LenteraKepri.com, Batam – Langkah pengamanan diperketat di salah satu titik paling strategis Indonesia. Prajurit Marinir TNI AL dikerahkan untuk melakukan patroli intensif di Pulau Nipa, Kota Batam, wilayah yang berada tepat di perbatasan Indonesia–Singapura dan masuk jalur pelayaran internasional tersibuk di dunia.
Patroli yang digelar Kamis (26/2/2026) itu menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan laut nasional, terutama di kawasan Selat Singapura yang setiap hari dilintasi kapal-kapal internasional.
Kepala Dinas Penerangan Marinir TNI AL, Kolonel (Mar) Rana Karyana, menjelaskan bahwa posisi Pulau Nipa sangat strategis karena berbatasan langsung dengan Singapura. Kondisi tersebut membuat pengawasan harus dilakukan secara berkelanjutan.
“Pulau Nipa berada di jalur pelayaran internasional yang sangat padat. Karena itu, pengawasan dilakukan secara intensif untuk memastikan keamanan tetap terjaga,” ujarnya.
Sebelum patroli dimulai, seluruh prajurit mengikuti apel pagi dan olahraga untuk memastikan kesiapan fisik. Setelah itu, personel melakukan penyisiran perairan sekitar Pulau Nipa, memantau dinamika keamanan, serta mendeteksi kemungkinan pergerakan kapal asing yang mencurigakan.
Tak hanya di laut, pengawasan juga diperkuat di titik-titik strategis daratan dan pesisir pulau. Hal ini dilakukan guna memastikan tidak ada celah gangguan keamanan di wilayah perbatasan.
Meski bertepatan dengan bulan suci Ramadan, patroli tetap berjalan optimal. Dari hasil pemantauan, tidak ditemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengancam kedaulatan negara.
TNI AL memastikan kehadiran prajurit di Pulau Nipa akan terus dipertahankan sebagai bentuk komitmen menjaga perbatasan Indonesia–Singapura tetap aman, kondusif, dan terkendali di tengah padatnya lalu lintas pelayaran internasional.








