LenteraKepri.com, Batam – Aksi tegas ditunjukkan oleh Li Claudia Chandra saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan dekat Bandara Hang Nadim. Dalam momen yang terekam dan diunggah melalui akun Instagram resminya, Selasa (28/4/2026), Li Claudia terlihat marah saat memergoki aktivitas penambangan pasir ilegal di pinggir jalan.
Kejadian ini bermula ketika Li Claudia bersama tim BP Batam sedang dalam perjalanan menuju Bundaran Bandara untuk memberikan semangat kepada para pekerja yang menanam bunga di pot. Namun di tengah perjalanan, mereka justru menemukan aktivitas mencurigakan berupa pengambilan pasir tanpa izin.
Tanpa menunggu lama, Li Claudia langsung turun ke lokasi dan menegur keras dua pekerja yang tengah melakukan aktivitas tersebut. Ia menilai kegiatan itu sangat berbahaya dan berpotensi merusak infrastruktur serta membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Pengambilan tanah secara sembarangan dapat menyebabkan pergeseran tanah, merusak badan jalan, dan tentu membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya,” tegasnya.
Tak hanya menghentikan aktivitas di tempat, Li Claudia juga langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian untuk segera ditindaklanjuti. Ia menegaskan tidak ada toleransi bagi siapapun yang melakukan pelanggaran hukum yang merugikan Kota Batam.
“Tidak ada toleransi bagi oknum yang melakukan pelanggaran. Penindakan akan dilakukan sesuai aturan dan prosedur hukum yang berlaku,” ujarnya.
Sebagai Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia menegaskan komitmennya untuk terus bersikap tegas terhadap segala bentuk aktivitas ilegal. Termasuk terhadap oknum yang tidak memiliki identitas resmi maupun pekerjaan tetap.
Langkah ini, menurutnya, merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan, ketertiban, serta keberlanjutan pembangunan di Kota Batam.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga lingkungan dan melaporkan jika menemukan aktivitas ilegal di sekitar mereka.
“Semua ini kami lakukan demi menjaga keamanan, ketertiban, dan keberlanjutan pembangunan Kota Batam. Mari bersama kita jaga kota ini,” pungkasnya.








