LenteraKepri.com, Batam – Mengantisipasi lonjakan penumpang selama masa libur anak sekolah, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam memperketat pengawasan terhadap kapal penumpang melalui kegiatan ramp check atau pemeriksaan kelaikan kapal.
Kegiatan yang dilaksanakan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut tersebut telah berlangsung sejak 21 Mei 2026 dan akan terus dilakukan sesuai kebutuhan pengawasan di lapangan, khususnya pada periode meningkatnya mobilitas masyarakat pengguna jasa transportasi laut.
Kepala Kantor KSOP Khusus Batam, M. Takwim Masuku, mengatakan ramp check merupakan langkah preventif untuk memastikan seluruh kapal penumpang yang beroperasi di wilayah Batam memenuhi standar keselamatan, keamanan, dan kelaiklautan sebelum melayani masyarakat.
“Pelaksanaan ramp check ini kami lakukan untuk memastikan seluruh kapal penumpang yang beroperasi di wilayah kerja KSOP Khusus Batam berada dalam kondisi laik laut, aman, dan siap melayani masyarakat, khususnya selama masa libur anak sekolah,” ujar Takwim Masuku, Selasa (16/6/2026).
Pemeriksaan dilakukan langsung oleh Marine Inspector KSOP Khusus Batam terhadap kapal-kapal penumpang yang melayani pelayaran di Batam dan sekitarnya.
Tahapan pemeriksaan dimulai dari anjungan kapal dengan mengecek fungsi peralatan navigasi, alat komunikasi, serta kesiapan nakhoda dan awak kapal dalam menjalankan pelayaran secara aman.
Selain itu, petugas juga memeriksa dokumen dan sertifikat kapal guna memastikan seluruh persyaratan administrasi dan keselamatan masih berlaku sesuai ketentuan yang berlaku.
Tak hanya aspek administrasi, kondisi teknis kapal juga menjadi fokus utama pemeriksaan. Tim Marine Inspector melakukan pengecekan ruang mesin, mesin induk, mesin bantu, sistem kelistrikan, sistem kemudi, hingga berbagai peralatan pendukung operasional kapal.
KSOP juga memberikan perhatian khusus terhadap perlengkapan keselamatan penumpang. Pemeriksaan meliputi ketersediaan dan kondisi jaket pelampung, alat pemadam kebakaran, liferaft, alat komunikasi darurat, serta jalur evakuasi yang harus siap digunakan sewaktu-waktu.
Menurut Takwim, seluruh operator kapal, nakhoda, dan awak kapal diminta segera melakukan perbaikan apabila ditemukan kekurangan selama proses pemeriksaan.
“Kami mengimbau kepada seluruh operator kapal dan awak kapal agar selalu mengutamakan keselamatan. Apabila ditemukan kekurangan, segera lakukan perbaikan dan lengkapi sesuai ketentuan sebelum kapal beroperasi,” tegasnya.
KSOP Khusus Batam menegaskan komitmennya untuk menghadirkan transportasi laut yang selamat, aman, nyaman, tertib, dan lancar bagi masyarakat. Pengawasan akan terus dilakukan secara berkelanjutan, terutama saat periode padat penumpang seperti libur sekolah, hari besar keagamaan, maupun libur nasional.
Langkah ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan laut selama musim liburan sekaligus meningkatkan budaya keselamatan pelayaran di wilayah Batam dan Kepulauan Riau.








